Aku merasa melankolis malam ini,
melihat selembar daun terkulai sendirian,
melihat lampu-lampu menyerupai asa kemanusiaan..
Aku merasa begitu lelah,
angin berteriak serupa hati bergejolak.
Kenangan masa lalu tak ubah seperti salju.
Dingin, menjelma kaku.
Semilir bertiup angin,
percikan rintik hujan membisu.
Aku begitu kaku, terpaku, menyimak teduh..
Beratap rayu, nyiur malam menusuk ringkuh.
Kehidupan begitu angkuh, imajinasiku penuh.
Menyelinap diantara keramaian,
tersungkur terpacu akan keharusan satu.
Aku ragu, menunggu, kamu..
Kamu menjadi batu tapakku mencapai halusinasi nafsu. Hingga membiru.
Aku termangu, saat semuanya menjadi semu.
Arogansi membakar imajinasi, terkubur dalam peti.
Aku, terbunuh obsesi.
isinya bagus - bagus ya , follow ah :p
ReplyDeletebaru sadar kalau tab followernya gak ada , gmn mau follow -___-
ReplyDeletekalau postingannya panjang knp gak pake read more ? biar gak makan space :) saran sih :) keep writing !!